Thursday, October 6, 2016

Nama : Andreanus Budiman
NIM   : 1701364575
Jurusan : Teknik Informatika









DV RUN 2016 yang bertemakan "Unleash The Hero In You" merupakan acara yang diadakan oleh Teach For Indonesia (TFI) yang didukung oleh Universitas Bina Nusantara (BINUS) dimana acara ini kita akan berlari bersama dengan 5k Charity Run yang bertujuan untuk:
  1. Merayakan Hari Pahlawan Nasional dan Hari Anak Internasional dengan mengadakan event 5K Charity Run dan UMKM EXPO.
  2. Mengadakan 5K Charity Run yang dapat menginspirasi para pelari dan memberikan mereka semangat kehidupan yang lebih baik.
  3. Mempejuangkan hak - hak dasar anak - anak yang ada di Indonesia untuk kehidupan yang lebih baik lagi.
  4. Mendonasikan keuntungan dari hasil event DV RUN 2016 kepada Yayasan atau Rumah Singgah yang memperjuangkan dan membina anak jalanan.
DV RUN 2016 ini diadakan pada tanggal 4 Desember 2016 di Pasar Seni, Taman Impian Jaya Ancol yang dimulai pada jam 09:00 hingga jam 15:00.

Tujuan adanya kegiatan ini memiliki makna yang sangat mendalam sehingga menjadi dorongan atau alasan saya untuk mengikuti acara ini,salah satunya untuk mendonasi para anak jalanan, dan  karena saya ingin ikut merayakan Hari Pahlawan Nasional dan Hari Anak Internasional, saya juga ingin mengetahui gimana si rasanya kita lari 5 km?, dan setelah saya mengikuti event ini saya jadi tahu rasa lelah dari lari dengan jarak sejauh 5 km.


Pelajaran yang saya dapatkan dari acara ini menurut saya pribadi adalah dengan adanya niat, semangat dan pantang menyerah kita pasti dapat mencapai tujuan kita. sebagai contoh seperti anak jalanan yang telah kehilangan kasih, cita-cita dimasa depannya.

Motivasi dari anak jalanan bahwa tidak ada alasan untuk berhenti berkarya, dengan adanya niat dan tujuan semua hal dapat dilakukan.

Informasi mengenai anak jalanan: 
Anak-anak Indonesia yang sehari - harinya harus beraktivitas hidup dijalanan yang dimana menjadikan jalan sebagai tempat untuk memenuhi kebutuhan sehari - harinya, sebab ada anak-anak yang terpaksa mengisi aktivitas hidupnya dijalanan, dan menjadikan jalan sebagai tempat untuk hidup bahkan untuk mencari kebutuhan hidupnya sehari-hari. Anak-anak tersebut dalam kehidupannya sehari-hari harus bekerja membantu orang tua mencari nafkah dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup dirinya maupun keluarga. Anak-anak tersebut dapat dilihat dijalanan sebagai pengemis, pengamen, ojek payung, penjual rokok, penjual koran, tukang semir sepatu, menjual minuman atau makanan ringan, tukang parkir, kenek (kondektur) bus antar kota maupun aktivitas lain yang seharusnya tidak boleh dilakukan oleh anak-anak, yang dimana seusianya belum saatnya untuk menjadi tulang punggung bagi keluarganya. Anak-anak jalanan harus kehilangan hak pendidikannya untuk bersekolah, dan terpaksa bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, karena alasan ekonomi seperti orang tua tidak mampu membayar biaya-biaya sekolah terutama untuk beli buku, beli pakaian seragam dan keperluan sekolah lainnya. 


Sarana bantuan sosial dari masyarakat kepada anak - anak jalanan dapat berupa kegiatan - kegiatan sosial, salah satu DV RUN, kegiatan mengajar bagi anak - anak yang tidak dapat pergi sekolah, singgah kepanti asuhan atau tempat berkumpulnya anak - anak jalanan.

Senam pagi broooh...

Semangat teman, masih ada 4 KM lagi
KM 1, masih ada KM 2, 3, 4 dan 5.

Medali brooh.
Menang bersama - sama.